pengertian dan contoh subordinate conjunction

Ketika kita menulis kalimat dalam bahasa Inggris, sering kali satu ide saja tidak cukup. Terkadang, kita ingin menambahkan alasan, waktu, syarat, atau penjelasan tambahan. Nah, pada titik inilah subordinate conjunction menjadi sangat penting. Baca Artikel Selengkapnya

Banyak pelajar masih bingung membedakan subordinate conjunction dari kata penghubung lainnya. Oleh karena itu, mari kita bahas secara bertahap. Dengan penjelasan yang runtut, kamu akan lebih mudah memahami — lalu mampu menggunakannya dengan benar.


Pertama, Apa Itu Subordinate Conjunction?

Secara sederhana, subordinate conjunction adalah kata penghubung yang:

➡ menghubungkan klausa utama (independent clause)
dengan
klausa anak (dependent clause)

Dengan kata lain, klausa anak menjadi bergantung pada klausa utama. Tanpa klausa utama, maknanya tidak lengkap.

Perhatikan contoh berikut:

I stayed at home because it was raining.

Di sini:

  • I stayed at home → bisa berdiri sendiri

  • because it was raining → tidak dapat berdiri sendiri

Jadi, kata because berfungsi sebagai subordinate conjunction.


Lalu, Bagaimana Cara Kerjanya?

Untuk memahami lebih jelas, mari kita lihat bagaimana posisi subordinate conjunction memengaruhi kalimat.

1️⃣ Jika berada di awal kalimat

Biasanya, kita perlu menambahkan koma.

Because it was raining, I stayed at home.

2️⃣ Jika berada di tengah kalimat

Sebaliknya, koma tidak diperlukan.

I stayed at home because it was raining.

Karena itu, memahami posisi klausa sangat membantu saat menulis dengan benar.


Contoh Subordinate Conjunction yang Sering Digunakan

Selanjutnya, mari kita lihat jenis-jenis subordinate conjunction berdasarkan fungsinya.


🔹 Menyatakan sebab (cause)

  • because

  • since

  • as

Contoh:

She was happy because she passed the exam.


🔹 Menyatakan waktu (time)

  • when

  • while

  • before

  • after

  • until

Contoh:

I will call you after I finish my homework.


🔹 Menyatakan tujuan (purpose)

  • so that

  • in order that

Contoh:

He speaks slowly so that everyone can understand.


🔹 Menyatakan syarat (condition)

  • if

  • unless

Contoh:

You will improve if you practice every day.


🔹 Menyatakan perbandingan (comparison)

  • than

  • as…as

Contoh:

She runs faster than I do.


🔹 Menyatakan hasil (result)

  • so…that

Contoh:

The movie was so boring that I fell asleep.


Jadi, Apa Bedanya dengan Coordinating Conjunction?

Pada titik ini, mungkin kamu bertanya:

“Bedanya dengan and, but, atau or apa?”

Pertanyaan ini penting, karena banyak yang tertukar.

Coordinating conjunction (and, but, or, so, yet, nor, for) menghubungkan dua klausa yang setara.

Sebaliknya, subordinate conjunction menghubungkan klausa yang tidak setara — yang satu bergantung pada yang lain.

Perhatikan tabel berikut:

JenisFungsiContoh
Subordinate conjunctionmenghubungkan klausa utama + klausa anakbecause, when, if
Coordinating conjunctionmenghubungkan klausa setaraand, but, or

Dengan memahami perbedaan ini, struktur kalimatmu akan jauh lebih rapi.


Sekarang, Mari Coba Latihan Singkat

Lengkapi kalimat berikut dengan subordinate conjunction yang tepat:

  1. I didn’t go out ___ it was too hot.

  2. ___ I arrived, the class had already started.

  3. You won’t pass ___ you study harder.

Jawaban:

  1. because

  2. When

  3. unless

Kalau jawabanmu sudah banyak yang benar, berarti kamu sudah berada di jalur yang tepat.


Kesimpulan

Sebagai penutup, mari kita ringkas kembali:

✔ subordinate conjunction menghubungkan klausa utama dan klausa anak
✔ klausa anak tidak bisa berdiri sendiri
✔ contohnya: because, when, if, after, although, so that
✔ posisi klausa menentukan penggunaan koma