panduan giving argument bahasa inggris

Ketika kita belajar bahasa Inggris, tidak cukup hanya bisa berbicara. Lebih jauh lagi, kita juga perlu mampu menyampaikan pendapat dengan alasan yang jelas. Inilah yang disebut giving argument. Baca Artikel Selengkapnya

Sering kali, pelajar hanya berkata:

“I think so.”
“I agree.”

Namun, tanpa penjelasan tambahan, argumen menjadi lemah. Karena itu, memahami giving argument sangat penting. Dengan begitu, kita bisa berbicara lebih terstruktur, lebih sopan, dan tentu saja lebih meyakinkan.

Di artikel ini, kita akan membahas secara bertahap:

  • apa itu giving argument

  • mengapa hal ini penting

  • struktur yang benar

  • ungkapan yang bisa digunakan

  • contoh kalimat dan paragraf

  • kesalahan umum yang harus dihindari

Sekarang, mari kita lanjut.


Apa Itu Giving Argument?

Secara sederhana, giving argument berarti menyampaikan pendapat yang disertai alasan dan contoh. Dengan kata lain, kita tidak hanya menyatakan ide, tetapi juga menjelaskan mengapa ide itu masuk akal.

Sebagai contoh:

I believe online learning is useful because it helps students study anywhere and anytime.

Di sini, ada pendapat, alasan, dan kejelasan. Karena itu, kalimatnya terdengar lebih logis.


Mengapa Giving Argument Penting?

Pertama, giving argument membantu kita berpikir kritis.
Selain itu, kemampuan ini berguna dalam berbagai situasi, misalnya:

  • presentasi di kelas

  • diskusi dan debat

  • wawancara kerja

  • penulisan essay dan artikel

Lebih dari itu, argumen yang baik membuat orang lain lebih mudah memahami sudut pandang kita.


Struktur Dasar Giving Argument

Agar tidak bingung, gunakan struktur berikut:

1️⃣ Statement — pendapat utama
2️⃣ Reason — alasan pendukung
3️⃣ Example — contoh yang relevan
4️⃣ Conclusion — penegasan ulang

Perhatikan contoh berikut:

I think reading books is very important.
First, it helps people improve their knowledge.
For example, students who read more usually get better grades.
Therefore, everyone should read regularly.

Dengan struktur ini, argumen mengalir lebih rapi dari awal hingga akhir.


Ungkapan untuk Memulai Argumen

1. Untuk menyatakan pendapat

  • In my opinion…

  • I think…

  • I believe…

  • From my point of view…

Contoh:

In my opinion, learning English is essential today.

2. Untuk memberi alasan

  • because…

  • since…

  • the reason is that…

  • this is because…

Contoh:

I think smartphones are useful because they help us communicate easily.

3. Untuk memberi contoh

  • for example…

  • for instance…

  • such as…

  • to illustrate…

4. Untuk menyimpulkan

  • therefore…

  • in conclusion…

  • as a result…

  • to sum up…

Semakin sering kamu memakai kata transisi ini, semakin natural argumenmu.


Contoh Paragraf Giving Argument

Perhatikan contoh berikut:

In my opinion, learning English from an early age is very important. First, it builds confidence when students communicate with others. Moreover, English opens many opportunities, such as scholarships and jobs. For example, many companies now require English skills during interviews. Therefore, children should start learning English step by step.

Di sini, kata transisi seperti first, moreover, for example, therefore membuat paragraf mengalir halus.


Kesalahan yang Sering Terjadi

Sayangnya, masih banyak kesalahan seperti:

❌ hanya menyebutkan pendapat
❌ tidak memberikan alasan
❌ tidak memakai kata transisi
❌ kalimat terdengar terlalu kaku

Sebaliknya, cobalah:

✔️ beri alasan yang jelas
✔️ tambahkan contoh nyata
✔️ gunakan transisi: however, therefore, in addition, meanwhile
✔️ tulis dengan kalimat aktif

Dengan begitu, argumenmu menjadi lebih hidup.


Tips Agar Argumen Lebih Meyakinkan

Untuk memperkuat argumenmu:

  • tambahkan fakta atau pengalaman pribadi

  • hubungkan antar kalimat dengan kata transisi

  • hindari kalimat terlalu panjang

  • latih berbicara dan menulis secara rutin

Pada akhirnya, semakin sering kamu berlatih, semakin lancar kamu menyusun argumen.


Kesimpulan

Singkatnya:

  • giving argument berarti menyampaikan pendapat dengan alasan dan contoh

  • gunakan struktur: statement → reason → example → conclusion

  • tambahkan kata transisi agar kalimat mengalir

  • hindari argumen tanpa penjelasan