Cara Lain Mengatakan “I Want” dalam Bahasa Inggris
Frasa “I want” memang paling sering dipakai untuk menyatakan keinginan. Namun, jika kamu terus mengulangnya, kalimatmu akan terdengar monoton. Karena itu, kamu perlu mengetahui berbagai alternatif “I want” agar speaking dan writing-mu lebih natural, variatif, dan tentunya lebih profesional. Baca Artikel Selengkapnya
Selain itu, memahami variasi ini juga sangat membantu ketika kamu belajar di Kampung Inggris atau mengikuti kelas speaking. Maka dari itu, mari kita bahas pilihan frasa lain yang bisa kamu gunakan.
1. “I Would Like” – Lebih Sopan dan Formal

Pertama, kamu bisa memakai “I would like” untuk menunjukkan keinginan dengan nada yang lebih sopan.
Contoh:
I would like a cup of tea, please.
I would like to join the meeting tomorrow.
Selain terdengar lebih halus, frasa ini sering dipakai dalam situasi profesional.
2. “I Feel Like” – Cocok untuk Keinginan Santai
Selanjutnya, ada “I feel like”. Frasa ini biasanya digunakan ketika keinginanmu muncul secara spontan.
Contoh:
I feel like eating ramen tonight.
I feel like watching a movie.
Karena bernuansa santai, frasa ini cocok untuk percakapan sehari-hari.
3. “I’m Looking Forward To” – Untuk Keinginan yang Ditunggu
Jika kamu ingin mengekspresikan keinginan yang penuh antusias, gunakan “I’m looking forward to”.
Contoh:
I’m looking forward to meeting you.
I’m looking forward to our holiday trip.
Dengan begitu, kalimatmu terasa lebih positif dan bersemangat.
4. “I’m Interested In” – Menunjukkan Minat
Jika kamu ingin mengungkapkan keinginan yang disertai rasa penasaran atau ketertarikan, maka “I’m interested in” adalah pilihan yang tepat.
Contoh:
I’m interested in learning Japanese.
I’m interested in joining your program.
Karena menunjukkan minat, frasa ini sering muncul dalam percakapan akademik maupun pekerjaan.
5. “I’m Planning To” – Keinginan yang Sudah Direncanakan
Apabila keinginanmu sudah masuk tahap rencana, kamu bisa memakai “I’m planning to”.
Contoh:
I’m planning to study in Pare next month.
I’m planning to start a new project.
Frasa ini membuat kalimatmu lebih terstruktur dan jelas arah tujuannya.
6. “I Wish To” – Versi Lebih Halus dan Formal
Kemudian, ada “I wish to”. Kamu bisa menggunakan frasa ini untuk keinginan yang sifatnya formal dan sopan.
Contoh:
I wish to speak with the manager.
I wish to apply for the scholarship.
Frasa ini sering muncul dalam surat resmi atau komunikasi profesional.
7. “I’m Keen To” – Menunjukkan Antusiasme Tinggi
Terakhir, “I’m keen to” sangat cocok untuk menggambarkan keinginan dengan semangat besar.
Contoh:
I’m keen to improve my English skills.
I’m keen to join the workshop.
Dengan menggunakan frasa ini, kamu terdengar lebih percaya diri.
Kesimpulan
Untuk meningkatkan kemampuan speaking dan writing, kamu tidak boleh hanya berpatokan pada “I want”. Sebaliknya, kamu perlu memilih frasa yang lebih variatif agar kalimatmu terdengar natural, aktif, dan komunikatif.

