Wajib Tahu! Pengertian dan Jenis Majas dalam Bahasa Inggris Lengkap dengan Contoh
Jika kamu sedang belajar bahasa Inggris, memahami majas atau figurative language adalah hal yang sangat penting. Mengapa demikian? Karena majas membuat kalimat lebih hidup, menarik, dan ekspresif. Selain itu, penggunaan majas juga membantu kamu menulis dengan gaya yang lebih natural. Agar lebih mudah, mari kita bahas pengertian dan jenis majas dalam bahasa Inggris beserta contohnya. Baca Artikel Selengkapnya
Apa Itu Majas (Figurative Language) dalam Bahasa Inggris?

Pertama-tama, kamu harus memahami definisinya. Majas dalam bahasa Inggris adalah gaya bahasa yang digunakan untuk memberikan makna tambahan, keindahan, atau efek tertentu pada sebuah kalimat. Dengan kata lain, majas tidak selalu digunakan untuk makna literal.
Karena itu, figurative language sangat sering muncul dalam puisi, lagu, novel, dan percakapan sehari-hari. Bahkan, dalam komunikasi informal pun majas membuat pesan terasa lebih kuat dan emosional.
Mengapa Harus Mempelajari Majas dalam Bahasa Inggris?
Mempelajari majas memberikan banyak manfaat. Selain membuatmu lebih kreatif saat menulis, majas juga membantu kamu memahami bacaan dengan lebih baik. Selain itu, penggunaan majas membuat speaking dan writing terasa lebih natural.
Lebih jauh lagi, banyak native speaker menggunakan majas tanpa disadari. Karena itu, memahami jenis-jenisnya akan membantumu mengikuti pola bahasa mereka dengan lebih mudah.
Jenis-Jenis Majas dalam Bahasa Inggris (Figurative Language)
Agar kamu lebih cepat menguasainya, berikut adalah jenis majas dalam bahasa Inggris yang wajib kamu tahu. Setiap jenis sudah dilengkapi dengan definisi dan contoh agar mudah dipahami.
1. Simile
Simile adalah majas yang membandingkan dua hal menggunakan kata “like” atau “as”. Majas ini sangat umum digunakan karena mudah dipahami.
Contoh:
She is as brave as a lion.
His smile shines like the sun.
Simile membantu menggambarkan sesuatu dengan lebih jelas.
2. Metaphor
Metaphor adalah majas yang membandingkan dua hal secara langsung tanpa menggunakan “like” atau “as”.
Contoh:
Time is money.
Her voice is music to my ears.
Majas ini memberikan kesan lebih kuat dan artistik.
3. Personification
Personification adalah majas yang memberikan sifat manusia kepada benda atau makhluk lain.
Contoh:
The wind whispered through the trees.
The sun smiled upon us.
Personification membuat deskripsi terasa lebih hidup.
4. Hyperbole
Hyperbole adalah majas yang melebih-lebihkan untuk memberikan efek dramatis.
Contoh:
I’ve told you a thousand times!
This bag weighs a ton.
Majas ini sering muncul dalam humor dan ekspresi emosi.
5. Onomatopoeia
Onomatopoeia adalah majas yang menirukan bunyi asli suatu objek.
Contoh:
The bees buzzed around the garden.
Bang! The door slammed shut.
Onomatopoeia membuat suasana cerita lebih nyata.
6. Alliteration
Alliteration adalah pengulangan huruf awal pada kata-kata yang berdekatan.
Contoh:
Peter Piper picked a peck of pickled peppers.
She sells seashells by the seashore.
Majas ini sering digunakan dalam puisi, slogan, dan iklan.
7. Idiom
Idiom adalah ungkapan yang maknanya tidak bisa diterjemahkan kata per kata.
Contoh:
Break the ice (mencairkan suasana)
Hit the sack (tidur)
Idiom sangat sering digunakan dalam percakapan sehari-hari.
8. Oxymoron
Oxymoron adalah majas yang menggabungkan dua kata dengan makna yang bertentangan.
Contoh:
Bittersweet moment
Deafening silence
Majas ini menciptakan kesan dramatis dan mendalam.
9. Irony
Irony adalah majas yang mengatakan hal yang berlawanan dengan kenyataan untuk menimbulkan humor atau sindiran.
Contoh:
Great! Another rainy day…
What a perfect timing! (padahal sedang terlambat)
Irony sangat umum dalam percakapan modern.
Contoh Kalimat dengan Berbagai Jenis Majas
Agar lebih mudah mempraktikkannya, berikut contoh kalimat yang menggabungkan beberapa majas:
Her laughter was music to my ears, even though I’ve heard it a thousand times. (metaphor + hyperbole)
The leaves danced as the wind whispered softly. (personification)
He ran as fast as lightning. (simile)
Contoh-contoh ini membuat kalimat terasa lebih menarik dan emosional.
Kesimpulan
Untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, memahami berbagai jenis majas atau figurative language adalah bagian yang tidak boleh dilewatkan. Selain membuat tulisan semakin hidup, majas juga membantu kamu mengekspresikan ide dengan cara yang lebih kreatif. Karena itu, teruslah berlatih menggunakan majas dalam speaking dan writing agar kemampuan bahasamu berkembang lebih cepat.










