contoh kalimat perintah dalam bahasa inggris dan penggunaannya

Saat belajar bahasa Inggris, kita tidak hanya perlu memahami kosakata. Lebih dari itu, kita juga perlu tahu bagaimana cara memberi instruksi dengan tepat. Karena itulah, memahami kalimat perintah (imperative sentences) menjadi hal penting.

Menariknya, kalimat ini muncul hampir di semua situasi. Mulai dari kelas, tempat kerja, hingga percakapan santai — semuanya memakai bentuk imperative. Jadi, agar lebih terarah, mari kita bahas langkah demi langkah. Baca Artikel Selengkapnya

Apa Itu Kalimat Perintah?

Pertama-tama, mari kita lihat definisinya.

Kalimat perintah adalah kalimat yang digunakan untuk:

  • memberi instruksi,

  • meminta tolong,

  • memberikan peringatan,

  • atau melarang sesuatu.

Selain itu, kalimat ini biasanya langsung dimulai dengan kata kerja (verb). Subjeknya tidak ditulis karena sudah dipahami sebagai you.

Contoh sederhana:

  • “Open the door.”

  • “Please sit down.”

Sampai di sini, gambaran dasarnya sudah jelas. Sekarang, mari kita lanjut ke polanya.

Pola Dasar Kalimat Perintah

Untuk mempermudah, perhatikan pola berikut:

Verb + Object / Complement

Namun, agar terdengar lebih sopan, kita bisa menambahkan please atau bentuk permintaan lain. Dengan demikian, kalimat tetap tegas tetapi terasa lebih ramah.

Setelah memahami polanya, sekarang kita masuk ke contoh supaya lebih konkret.


20 Contoh Kalimat Perintah dan Artinya

Berikut contoh yang bisa langsung kamu praktikkan. Setiap contoh diikuti arti agar lebih mudah dipahami.

  1. Close the window. — Tutup jendelanya.

  2. Please help me with this. — Tolong bantu saya dengan ini.

  3. Listen carefully. — Dengarkan baik-baik.

  4. Don’t be late. — Jangan terlambat.

  5. Turn off the light. — Matikan lampu.

Selanjutnya, mari lihat contoh lain yang lebih beragam.

  1. Sit down, please. — Silakan duduk.

  2. Be quiet. — Diamlah.

  3. Read the instructions first. — Baca petunjuknya terlebih dahulu.

  4. Don’t forget your homework. — Jangan lupa PR-mu.

  5. Wait for me here. — Tunggu aku di sini.

Kemudian, kita lanjut ke contoh yang dipakai dalam keseharian.

  1. Wash your hands before eating. — Cuci tangan sebelum makan.

  2. Call me when you arrive. — Telepon saat kamu sampai.

  3. Keep the door closed. — Tetap tutup pintunya.

  4. Don’t touch that! — Jangan sentuh itu!

  5. Try again. — Coba lagi.

Berikutnya, perhatikan beberapa contoh untuk situasi yang lebih formal.

  1. Pay attention to the teacher. — Perhatikan guru.

  2. Stay calm. — Tetap tenang.

  3. Follow the rules. — Ikuti aturannya.

  4. Write your name here. — Tulis namamu di sini.

  5. Let’s start the lesson. — Ayo mulai pelajaran.

Dengan melihat contoh di atas, kita bisa menyimpulkan bahwa bentuk imperative sebenarnya sangat sederhana. Namun, penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan situasi.


Bagaimana Membuat Kalimat Perintah Lebih Sopan?

Sering kali, kalimat perintah terdengar keras. Karena itu, kita perlu menambahkan beberapa ungkapan agar terasa lebih halus.

Misalnya:

  • please
    Please open the door.

  • could you…
    Could you help me?

  • would you mind…
    Would you mind closing the window?

Dengan menambahkan ungkapan tersebut, pesan tetap tersampaikan, tetapi nada kalimat menjadi jauh lebih sopan.


Kesimpulan

Pada akhirnya, mempelajari kalimat perintah tidak hanya soal hafalan. Sebaliknya, kita belajar bagaimana menyampaikan instruksi dengan cara yang jelas, sopan, dan efektif.

Sekarang:

👉 kamu sudah tahu pengertiannya,
👉 sudah memahami polanya, dan
👉 sudah melihat banyak contoh.

Selanjutnya, cobalah membuat beberapa kalimat sendiri. Jika kamu mau, kirim saja — dan saya akan membantu mengoreksinya.